Bahagia Bersama : Arum Jeram yang Menyenangkan






Berbagi kebahagiaan , Bahagia Bersama dengan berarung jeram mungkin itu sebuah ungkapan saya ketika bersama teman-teman kerja melakukan liburan bersama dengan berarung jeram.

Saya sendiri sebenarnya agak takut juga karena tidak bisa berenang, tapi dari mendengarkan teman kalau arung jeram ini menyenangkan, teman saya bilang di coba dulu baru berkomentar, dalam pikiran saya waktu itu apa enaknya ya, paling juga menegangkan membayangkan arus yang deras nanti kalau terbalik terseret arus.

Bahagia Bersama : Arum Jeram yang Menyenangkan


Yang membuat saya berani mencoba arung jeram untuk pertama kali ini adalah dalam bayangan saya, pastinya sebuah wisata arum jeram yang beresiko ini pastinya sudah memiliki standar keamanan, jadi meski tidak bisa berenang para pemandu sudah punya cara untuk mengantisipasinya, seperti misalnya ketika kapal terbalik ternyata ada teknik bagaimana menaikan kembali ke kapal.

Setelah sampai ke lokasi arung jeram, mulailah rasa ketakutan hilang yang ada penasaran membuktikan perkataan sahabat yang katanya menyenangkan, sebelum dimulai para peserta atau rombongan teman-teman dari saya ini diberi pembekalan, seperti menggunakan pelampung, topi dan cara mendayung, tiap peserta di beri pelampung, alat dayung dan topi, dibentuk kelompok masing-masing terdiri dari 6 orang, waktu itu yang masuk dalam kelompok saya ibu-ibu dan awam semua dengan arung jeram, setelah pembekalan selesai, mulailah menuju start arum jeram, mulai dari sini saya merasakan ada bahagia bersama sahabat  bermain air saling menyiramkan air ke kapal masing-masing, agar pakainnya basah semua.

Awal start gerakan air begitu tenang sehingga agak santai mendayungkan kapalnya, ketika diperjalanan berarum jeram ternyata terlihat ada juga yang satu kelurga bersama anaknya, kelihatannya satu keluarga, waktu itu saya sendiri anak dan istri tidak ikut, karena sudah merasakan menyenangkan berarung jeram rasanya seru juga bisa bahagia bersama keluarga dengan berarum jeram, kalau waktu itu bersama teman timnya, kalau bersama keluarga istri dan anak rasanya bisa bahagia bersama keluarga  itu hal yang terbayangkan waktu itu rasanya ingin berarum juga lain waktu dengan anak dan istri.

Arum jeram di mulai cukup seru sekali ada yang berteriak senang, ketika arus sedang deras, disini ada pemandu yang cukup mahir sekali dalam mengendalikan kapal, saya dan teman-teman hanya mengikuti arahannya sehingga kapal tidak terbalik.

Bahagia Bersama : Arum Jeram yang Menyenangkan

Ada hal yang saya rasakan bahagia bersama keluarga besar tempat kerja saya ketika berarung jeram dan mungkin ini yang menjadi serunya berwisata arum jeram 

yaitu ada arusnya yang ada kalanya deras dan terjal, ada juga yang airnya tenang, ketika melewati arus yang terjal dan jeram seperti tantangan yang menegangkan ketika berhasil melewatinya terasa nyaman dan tenang, ketika diarus yang tenang bercanda tawa dengan tim lainnya saling menyiramkan air ada juga yang saling tarik menarik agar masuk kesungai dan basah semua, saya sendiri ketika diarus tenang meski tidak bisa berenang dengan pertimbangan memakai pelampung saya beranikan diri terjun kesungai, karena setelah menegangkan diarus terjal kalau badan terendam mengapung diair rasanya adem rilek santai, ketika arus terjal lagi saya naik kekapal lagi, dan mengikuti arahan dari pemandu agar kapalnya tidak terbalik.

Untuk sampai tujuan akhir membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam, setelah melewati arus terjal dan  tenang berualang-ulang, peserta arum jeram terasa kecapaian, ketika mau mendekati finis, pemandu mengajak ketepi untuk beristarahat sejenak menikmati air kelapa dan gorengan , fasilitas ini bagian dari paket arum jeram jadi memang sudah disetting oleh pengelola wisata arung jeram ini. Pada momen ini pun tidak lupa berfoto berselfie ria, setelah selesai istirahat dimulai lagi perjalanan berarum jeram.

Agar terlihat seru, pemandupun agak sedikit menakut-nakuti dengan berkata arus didepan cukup terjal, banyak yang terbalik kapalnya diarea itu, mendengar ungkapan tersebut kami dan teman-teman pun jadi was was juga dan agar tidak terbalik kami mengikuti apa yang dikatakan pemandu, ketika arus terjal terlihat kamipun bersiap-siap dan akhirnya bisa terlewati dengan selamat, pemandunya sangat mahir sekali dalam mengendalikan kapal kami sehingga meski menakutkan bagi saya aman-aman saja kalau pemandunya sudah ahli.

Dalam kebahagian berarung jeram tersebut ada juga teman yang berceloteh senang. 
“wah seru juga menyenangkan pikiran yang memusingkan jadi hilang tidak kepikiran punya hutang, lupa he..." canda teman.

Demikian share berbagi kebagiaan bersama keluarga besar di tempat kerja saya, semoga menjadi inspirasi kebahagian bagi yang sedang merencanakan liburan.







Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Bahagia Bersama : Arum Jeram yang Menyenangkan"

Posting Komentar